Dari Balik Mesin Espresso ke Kursi CEO Flash Coffee
Rabu, 02 Juli 2025 - 21:29 WIB
Bardon telah menjadi bagian dari momen-momen penting dalam industri ritel kopi modern di Indonesia, mulai dari bergabung dengan Starbucks saat ekspansi awalnya di Indonesia, menjadi tim pendiri J.Co Donuts & Coffee saat masuk ke pasar Singapura, hingga mendukung peluncuran Maxx Coffee di Indonesia.
Perjalanan hands-on ini memberinya pemahaman mendalam terhadap operasional yang hingga kini membentuk gaya kepemimpinannya. Ia kemudian menduduki posisi senior di Krispy Kreme, Indofood, dan terakhir di Fore Coffee, di mana Ia mengelola jaringan 230 toko dalam masa pertumbuhan yang pesat.
“Saya tidak percaya pada status quo. Ketika tim diberdayakan dan sistem terstruktur dengan baik, kita bisa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas untuk mencapai keunggulan dan ketahanan. Saya sangat bersemangat memimpin Flash Coffee dalam misinya untuk tumbuh secara cerdas dan efisien, sembari terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan di tanah air saya," ujar CEO Flash Coffee, Bardon Matthew dalam keterangannya, Selasa (1/7/2025).
Saat ini, jaringan kopi modern baru menguasai sekitar 10% dari total pasar, meninggalkan peluang besar di industri yang masih sangat terfragmentasi. Flash Coffee melihat potensi ini dan menargetkan ekspansi ke 500 toko atau lebih di seluruh Indonesia, guna menangkap pangsa pasar yang belum tergarap secara optimal.
Sebagai pemain yang menyasar segmen menengah ke atas, Flash Coffee siap memimpin pertumbuhan di kategori kafe modern yang berkualitas, berorientasi komunitas, dan mudah diakses. Segmen ini masih kurang terlayani, namun menunjukkan prospek cerah, seiring dengan pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan GDP nasional.
Perjalanan hands-on ini memberinya pemahaman mendalam terhadap operasional yang hingga kini membentuk gaya kepemimpinannya. Ia kemudian menduduki posisi senior di Krispy Kreme, Indofood, dan terakhir di Fore Coffee, di mana Ia mengelola jaringan 230 toko dalam masa pertumbuhan yang pesat.
“Saya tidak percaya pada status quo. Ketika tim diberdayakan dan sistem terstruktur dengan baik, kita bisa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas untuk mencapai keunggulan dan ketahanan. Saya sangat bersemangat memimpin Flash Coffee dalam misinya untuk tumbuh secara cerdas dan efisien, sembari terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan di tanah air saya," ujar CEO Flash Coffee, Bardon Matthew dalam keterangannya, Selasa (1/7/2025).
Boom Industri Kopi Indonesia: Peluang Pertumbuhan yang Menjanjikan
Industri ritel kopi di Indonesia tengah mengalami pertumbuhan pesat, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) lebih dari 10% dan nilai pasar yang diproyeksikan mencapai USD1,7 miliar pada tahun 2028. Urbanisasi, peningkatan daya beli, serta konsumen muda yang melek digital menjadi pendorong utama meningkatnya permintaan terhadap konsep kedai kopi modern.Saat ini, jaringan kopi modern baru menguasai sekitar 10% dari total pasar, meninggalkan peluang besar di industri yang masih sangat terfragmentasi. Flash Coffee melihat potensi ini dan menargetkan ekspansi ke 500 toko atau lebih di seluruh Indonesia, guna menangkap pangsa pasar yang belum tergarap secara optimal.
Sebagai pemain yang menyasar segmen menengah ke atas, Flash Coffee siap memimpin pertumbuhan di kategori kafe modern yang berkualitas, berorientasi komunitas, dan mudah diakses. Segmen ini masih kurang terlayani, namun menunjukkan prospek cerah, seiring dengan pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan GDP nasional.
Mengapa Bardon, Mengapa Sekarang?
Penunjukan Bardon Matthew sebagai CEO menandai babak baru dalam transformasi Flash Coffee. Dengan performa toko yang sudah melampaui benchmark industri, Bardon hadir untuk membuka bab pertumbuhan berikutnya-fase “S-curve” yang berfokus pada ekspansi yang efisien dan berkelanjutan.Lihat Juga :