Di Luar Minyak, Nilai Dagang Iran-China Tembus Rp113 Triliun dalam Tiga Bulan

Jum'at, 04 Juli 2025 - 11:35 WIB
Baca Juga: Baru Diangkat Putin, Jenderal Top Rusia Ini Tewas Diserang Roket HIMARS Ukraina

Kepala TPO Iran, Mohammad Ali Dehghan Dehnavi, mengusulkan empat strategi utama: peningkatan nilai tambah ekspor, produksi bersama, integrasi rantai pasok global, dan pemanfaatan platform e-commerce China.

Di sisi lain, Sekjen TCCIMA, Fereydoun Vardinejad, mengingatkan perlunya realisasi konkret kerja sama. "Kami butuh kemitraan yang setara, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas," ujarnya.

Sejumlah proyek kolaborasi telah berjalan, termasuk pembangkit listrik di Khuzestan dan kerja sama teknologi batubara-gas antara RIPI dan perusahaan China, Keyon. Kedua negara juga menandatangani MoU di bidang pengelolaan air dan pertanian akhir Mei lalu.

Melalui 56 nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani sejak 2021, Iran dan China terus memperdalam kemitraan strategis mereka, termasuk dalam kerangka Perjanjian 25 Tahun dan keanggotaan di Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!