Teknologi AI Tingkatkan Efisiensi Industri Logistik Maritim
Rabu, 09 Juli 2025 - 20:37 WIB
Salah satu terobosan utama yang diadopsi ABL adalah sistem Captain Eyes, sebuah solusi berbasis video analitik dan AI yang mampu memantau kondisi kapal selama 24 jam. Teknologi ini menggantikan sistem pemantauan manual yang terbatas waktu dan jangkauan.
“Dulu, kapten hanya mengandalkan CCTV biasa, dan itu tidak efisien. Sekarang, sistem akan otomatis memberi peringatan kepada kapten jika terdeteksi potensi bahaya atau kelalaian,” jelas Arief.
Selain pengawasan kapal, ABL juga mengimplementasikan teknologi pemeliharaan prediktif berbasis Internet of Things (IoT) dan AI. Sensor dipasang pada mesin kapal untuk mengumpulkan data kondisi secara real-time, yang kemudian dianalisis guna mencegah kerusakan lebih dini.
“Misalnya jika terdeteksi viskositas oli turun atau ada kontaminan, teknisi dan kantor pusat langsung mendapat notifikasi. Ini mencegah kerusakan besar yang bisa menghentikan operasional,” ungkapnya.
Inovasi lain adalah pemasangan kamera berbasis AI di derek kapal untuk memantau kondisi operator. Sistem ini mampu mengenali tanda-tanda kelelahan atau kantuk, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja.
“Dulu, kapten hanya mengandalkan CCTV biasa, dan itu tidak efisien. Sekarang, sistem akan otomatis memberi peringatan kepada kapten jika terdeteksi potensi bahaya atau kelalaian,” jelas Arief.
Selain pengawasan kapal, ABL juga mengimplementasikan teknologi pemeliharaan prediktif berbasis Internet of Things (IoT) dan AI. Sensor dipasang pada mesin kapal untuk mengumpulkan data kondisi secara real-time, yang kemudian dianalisis guna mencegah kerusakan lebih dini.
“Misalnya jika terdeteksi viskositas oli turun atau ada kontaminan, teknisi dan kantor pusat langsung mendapat notifikasi. Ini mencegah kerusakan besar yang bisa menghentikan operasional,” ungkapnya.
Inovasi lain adalah pemasangan kamera berbasis AI di derek kapal untuk memantau kondisi operator. Sistem ini mampu mengenali tanda-tanda kelelahan atau kantuk, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja.
Lihat Juga :