Perkuat Kerja Sama Strategis, Krakatau Steel Siap Ekspor 10.000 Ton Baja ke AS

Minggu, 13 Juli 2025 - 12:52 WIB
Akbar turut mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat perlindungan industri nasional melalui kebijakan safeguard, antidumping, dan regulasi yang mendukung keberlanjutan industri baja Indonesia. “Mari rapatkan barisan. Jangan ragu memperketat proteksi demi memperkuat industri baja nasional,” tegasnya.

Hingga kini, Krakatau Steel disebut telah menjalani transformasi masif dengan target peningkatan kapasitas produksi hingga 3 juta ton per tahun. Hal ini selaras dengan berbagai upaya efisiensi dan inovasi yang dilakukan secara menyeluruh.

Baca Juga: LPEI Salurkan Pembiayaan Ekspor Melalui Skema PKE Rp26 Triliun hingga Juni 2025

Menutup pernyataannya, Akbar menyoroti potensi pasar yang sangat besar di kawasan ASEAN. Krakatau Steel mendukung inisiatif One ASEAN First dan berambisi menjadikan Indonesia sebagai pemimpin industri baja kawasan.

"Kami melihat potensi besar di sektor konstruksi, manufaktur, energi, pangan, hingga pertahanan. Semua ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang kami untuk menjadikan Krakatau Steel sebagai pilar industri baja nasional dan ASEAN," pungkas Akbar.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!