Deal dengan AS, Ekspor Magnet Ajaib China Melejit
Minggu, 20 Juli 2025 - 22:00 WIB
Kementerian Keamanan Negara China dalam unggahan media sosial menuduh intelijen asing dari negara yang tidak disebutkan melakukan pencurian material tanah jarang terbatas. Menanggapi pembatasan ekspor yang mungkin berlangsung lama, beberapa produsen Barat menyiapkan strategi untuk menghadapi kekurangan magnet yang dapat memengaruhi produksi mereka.
Beberapa produsen bahkan menempuh jalur pengiriman udara dengan biaya tinggi agar bahan tiba lebih cepat ketika izin keluar. Ada pula upaya untuk mengganti magnet dengan yang lebih lemah dan tidak diatur ketat.
Dilansir dari The Wall Street Journal, awal bulan ini, produsen tanah jarang terbesar AS, MP Materials, mengumumkan kesepakatan di mana Pentagon mengambil saham 15% di perusahaan tersebut. Pemerintah AS berkomitmen untuk menginvestasikan miliaran dolar dan membeli hasil produksi perusahaan berbasis di Las Vegas itu. MP Materials juga berencana untuk membangun fasilitas baru pada tahun 2028 dengan kapasitas produksi magnet tanah jarang yang melampaui produksi magnet AS saat ini.
Beberapa produsen bahkan menempuh jalur pengiriman udara dengan biaya tinggi agar bahan tiba lebih cepat ketika izin keluar. Ada pula upaya untuk mengganti magnet dengan yang lebih lemah dan tidak diatur ketat.
Dilansir dari The Wall Street Journal, awal bulan ini, produsen tanah jarang terbesar AS, MP Materials, mengumumkan kesepakatan di mana Pentagon mengambil saham 15% di perusahaan tersebut. Pemerintah AS berkomitmen untuk menginvestasikan miliaran dolar dan membeli hasil produksi perusahaan berbasis di Las Vegas itu. MP Materials juga berencana untuk membangun fasilitas baru pada tahun 2028 dengan kapasitas produksi magnet tanah jarang yang melampaui produksi magnet AS saat ini.
(nng)
Lihat Juga :