Trump Beri Sinyal Tak Akan Turunkan Tarif di Bawah 15%
Kamis, 24 Juli 2025 - 20:31 WIB
Sementara itu, India dan sejumlah negara anggota Uni Eropa masih berada dalam proses negosiasi untuk menghindari lonjakan tarif. Trump menegaskan bahwa pihaknya akan menerapkan “tarif yang sangat sederhana” bagi negara-negara yang sulit diajak mencapai kesepakatan dagang.
Dalam pernyataan terbaru, Trump menyebut bahwa Uni Eropa sedang dalam pembicaraan serius dengan AS. "Jika mereka bersedia membuka serikat pekerja mereka bagi perusahaan Amerika, maka kami bersedia memberikan tarif yang lebih rendah," ujar Trump.
Kebijakan tarif ini menjadi bagian dari strategi Trump untuk menekan mitra dagang agar memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk dan investasi asal Amerika. Meski menuai kritik dari sejumlah negara dan pelaku pasar, Trump tetap yakin kebijakan tarif progresif ini akan memperkuat posisi tawar AS dalam perdagangan global.
Dalam pernyataan terbaru, Trump menyebut bahwa Uni Eropa sedang dalam pembicaraan serius dengan AS. "Jika mereka bersedia membuka serikat pekerja mereka bagi perusahaan Amerika, maka kami bersedia memberikan tarif yang lebih rendah," ujar Trump.
Kebijakan tarif ini menjadi bagian dari strategi Trump untuk menekan mitra dagang agar memberikan akses pasar yang lebih luas bagi produk dan investasi asal Amerika. Meski menuai kritik dari sejumlah negara dan pelaku pasar, Trump tetap yakin kebijakan tarif progresif ini akan memperkuat posisi tawar AS dalam perdagangan global.
(nng)
Lihat Juga :