Gandeng ELSA AI, PLN Perkuat Talenta Kerja Berdaya Saing Global

Jum'at, 25 Juli 2025 - 20:51 WIB
Tantangan penguasaan bahasa Inggris di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah. Berdasarkan laporan EF English Proficiency Index 2023, Indonesia menempati posisi ke-79 dari 113 negara dengan kategori “kemampuan rendah”. Hal ini menjadi salah satu latar belakang PLN menggulirkan program GTRP.

Studi IDC 2024 juga menunjukkan bahwa solusi pembelajaran bahasa berbasis AI mampu memberikan return on investment (ROI) hingga 400% dalam 6–12 bulan. Selain itu, efisiensi biaya operasional bisa mencapai lebih dari Rp7,5 miliar untuk setiap 1.000 karyawan yang mengikuti program.

"Komunikasi lintas budaya dan bahasa kini menjadi kebutuhan utama, apalagi di perusahaan seperti PLN yang banyak berinteraksi secara global," ujar Yasser Muhammad Syaiful, Managing Director ELSA Speak Indonesia dalam pernyataannya, Jumat (25/7).

Baca Juga: Sepanjang 2024, PLN EPI Ciptakan Value Creation Rp14,08 Triliun

Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris yang baik dan literasi AI akan berdampak langsung pada produktivitas dan budaya belajar perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!