Indonesia Lanjutkan Aksi Dedolarisasi, Transaksi Mata Uang Lokal Tembus Rp191 Triliun
Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:00 WIB
Upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS menunjukkan hasil signifikan. FOTO/Watcher Guru
JAKARTA - Upaya Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melalui skema Transaksi Mata Uang Lokal (Local Currency Transaction/LCT) menunjukkan hasil signifikan dengan nilai transaksi mencapai USD11,7 miliar atau setara Rp191 triliun hingga pertengahan 2025. Capaian tersebut menegaskan penguatan aksi dedolarisasi di tengah dinamika global.
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta transaksi LCT meningkat tajam dibandingkan pada semester I-2024 hanya sebesar USD4,702 miliar dengan rata-rata jumlah nasabah LCT juga tumbuh signifikan, meningkat sekitar 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Untuk itu, Satuan Tugas Nasional LCT akan terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional," kata Filianingsih dalam keterangan resmi, Sabtu (26/7).
Baca Juga: Langkah Strategis Vietnam Gabung BRICS, Perkuat Posisi Asia Tenggara di Panggung Global
Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta transaksi LCT meningkat tajam dibandingkan pada semester I-2024 hanya sebesar USD4,702 miliar dengan rata-rata jumlah nasabah LCT juga tumbuh signifikan, meningkat sekitar 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Untuk itu, Satuan Tugas Nasional LCT akan terus mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional," kata Filianingsih dalam keterangan resmi, Sabtu (26/7).
Baca Juga: Langkah Strategis Vietnam Gabung BRICS, Perkuat Posisi Asia Tenggara di Panggung Global
Lihat Juga :