Disrupsi Teknologi, Separuh Pekerja Global Bakal Hadapi Re-skilling di 2028

Sabtu, 26 Juli 2025 - 21:43 WIB
Pada kesempatan yang sama, Raymond juga memberikan pesan khusus kepada generasi milenial dan Gen Z yang hendak memulai atau tengah menjalankan bisnis agar senantiasa adaptif terhadap setiap perubahan zaman. Menurutnya, di tengah tantangan ekonomi saat ini, selalu ada peluang baru yang dapat dikembangkan.

Baca Juga: Media Punya Peran Penting Menjaga Kredibilitas Informasi

Ia mencontohkan transformasi dunia usaha dari era 2000-an. Kala itu, industri minyak dan infrastruktur mendominasi. Namun, seiring dengan pesatnya perkembangan internet, kini perusahaan-perusahaan teknologi yang mengambil alih posisi teratas.

"A great sailor is not made on calm seas. Justru saat dunia sedang gonjang-ganjing seperti sekarang, ini saatnya bagi para entrepreneur muncul dan menangkap peluang," kata Raymond. Ia meyakini, perubahan serupa akan kembali terjadi dalam 25 tahun ke depan. Oleh karena itu, masyarakat didorong untuk lebih peka terhadap peluang-peluang yang muncul.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!