Airlangga Sayangkan Penerapan PSBB DKI Jilid II yang Mendadak

Kamis, 10 September 2020 - 12:14 WIB
Dalam rapat koordinasi nasional Kadin Indonesia bidang perindustrian, perdagangan, dan hubungan internasional secara virtual, pemerintah pusat menilai kebijakan ini akan membuat pergerakan perekonomian nasional menurun.

Bahkan, Airlangga menegaskan, gas dan rem memang harus dilakukan dalam kondisi saat ini. Namun, bila rem dilakukan secara mendadak akan berpengaruh pada faktor ekonomi nasional. Sebab, ekonomi tidak saja dibangun dari faktor fundamental tapi juga dari sisi sentimen capital market.

"Kalau digas mendadak itu tentu kita harus menjaga kepercayaan dari publik, karena ekonomi tidak semua dari faktor fundamental tapi juga adanya sentimen terutama di sektor capital market," katanya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!