DKI PSBB Lagi, Pembayaran Digital Bakal Meningkat
Kamis, 10 September 2020 - 13:29 WIB
“Transaksi masih tumbuh cepat, untuk non uang elektronik (konvensional) hanya tumbuh 6% hingga 7%. Sementara uang elektronik tumbuh 43% hingga 44%. Ini kita lihat digital payment siap untuk progres ke depan,” jelasnya. ( Baca juga:Bikin Partai Baru, Amien Rais Mau Gembosi PAN? )
Saat ini, BI juga akan mentransformasikan layanan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) menjadi BI Fast Payment mulai tahun depan. Dengan sistem baru tersebut, transaksi kliring bisa diproses saat itu juga atau real time.
"BI Fast Payment akan menggantikan SKNBI. BI Fast akan 24 jam 7 hari dan real time, hanya akan memerlukan waktu beberapa detik untuk akselerasi setelmen dan kliring dengan sistem pembayaran. Ini sebuah revolusi, reformasi dalam pembayaran digital," jelasnya.
Saat ini, BI juga akan mentransformasikan layanan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) menjadi BI Fast Payment mulai tahun depan. Dengan sistem baru tersebut, transaksi kliring bisa diproses saat itu juga atau real time.
"BI Fast Payment akan menggantikan SKNBI. BI Fast akan 24 jam 7 hari dan real time, hanya akan memerlukan waktu beberapa detik untuk akselerasi setelmen dan kliring dengan sistem pembayaran. Ini sebuah revolusi, reformasi dalam pembayaran digital," jelasnya.
(uka)
Lihat Juga :