CBI Raih Best Innovation in Data Driven Finance di BRAVO 500 Summit 2025

Jum'at, 01 Agustus 2025 - 16:31 WIB
Dalam acara tersebut, Anton juga menjadi pembicara dalam sesi diskusi panel bertajuk: “AI Models to Assess Customer Creditworthiness, Predict Defaults, and Competitor Insights.” Dalam sesi tersebut, Anton memaparkan bagaimana CBI memanfaatkan teknologi machine learning dan data yang diperkaya-meliputi lebih dari 500 fitur perilaku dan demografis-untuk meningkatkan akurasi deteksi risiko dan menyempurnakan pemodelan skor kredit.

Model-model ini dirancang agar dapat disesuaikan dengan risk appetite dan kebutuhan masing-masing lembaga keuangan, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam proses akuisisi, pemantauan, hingga collection.

"Tujuan kami adalah membantu lembaga-baik bank, fintech, maupun multifinance-untuk mengambil keputusan lebih cepat dan lebih cerdas melalui pemanfaatan insight real-time yang diperkaya. Kami terus mendorong batas inovasi AI di sektor keuangan secara bertanggung jawab," tambah Anton.

Baca Juga: Penilaian Kelayakan Pinjaman, CBI Dorong Penguatan Credit Scoring Fintech Lending

Baru bulan lalu, CBI menandatangani Perjanjian Kerja Sama strategis dengan Kementerian UMKM dalam peluncuran layanan CBI SME Bureau-sebuah inisiatif kolaborasi yang menandai langkah penting dalam memperluas pemanfaatan layanan informasi perkreditan UMKM secara daring yang kredibel dan terintegrasi. UMKM di Indonesia menyumbang 61,8% terhadap PDB dan menyerap tenaga kerja 97% tenaga kerja nasional.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!