Miliarder F1 Singapura Didenda Rp376 Juta Keseret Skandal Suap Eks Menteri, Tapi Bebas dari Penjara
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 23:02 WIB
Akan tetapi hakim dengan alasan kesehatan yang buruk dan "belas kasih hakim", memungkinkan hukuman dalam kasus-kasus luar biasa atas dasar kemanusiaan bisa dikurangi. Ong diketahui menderita multiple myeloma, kanker sumsum tulang yang langka.
Pada saat vonisnya pada hari Jumat, Hakim Lee Lit Cheng mengatakan bahwa hukuman yang tepat untuk Ong seharusnya tiga bulan penjara, tetapi penjara dapat "membahayakan (hidup)nya."
Ong lantas merespons bahwa ia akan mengatur perjalanan Iswaran dari Doha ke Singapura dengan penerbangan komersial. Tapi Iswaran hanya meminta perusahaan Ong untuk menagih biaya tiket kelas bisnis, yang dikatakan bernilai 5.700 dolar Singapura, setelah dia mengetahui bahwa biro korupsi Singapura sedang menyelidiki penerbangan tersebut sebagai bagian dari penyelidikan dalam kasus lain yang melibatkan rekan-rekan Ong.
Menteri di Singapura berdasarkan aturan tidak dapat menyimpan hadiah, kecuali mereka membayar nilai hadiah tersebut kepada pemerintah, dan mereka harus mengungkapkan apa pun yang mereka terima dari orang-orang yang memiliki hubungan bisnis dengannya.
Sang Mantan Menteri tersebut dipenjara tahun lalu setelah menerima hadiah yang meliputi tiket Grand Prix Singapura, menginap di hotel mewah, dan barang berharga lainnya saat masih menjabat. Dakwaan terhadap Ong terkait dengan perjalanan ke perempat final Piala Dunia FIFA 2022 di Doha, di mana dia mengundang Iswaran.
Pada saat vonisnya pada hari Jumat, Hakim Lee Lit Cheng mengatakan bahwa hukuman yang tepat untuk Ong seharusnya tiga bulan penjara, tetapi penjara dapat "membahayakan (hidup)nya."
Skandal Hadiah Mengejutkan Singapura
Pada bulan Desember 2022, Ong mengundang Iswaran dalam perjalanan ke Qatar, dengan mengatakan bahwa ia akan menanggung biayanya, termasuk akomodasi hotel dan penerbangan ke Doha dengan jet pribadi Ong. Iswaran menerima undangan tersebut tetapi mengatakan, bahwa ia perlu kembali ke Singapura pada tanggal tertentu.Ong lantas merespons bahwa ia akan mengatur perjalanan Iswaran dari Doha ke Singapura dengan penerbangan komersial. Tapi Iswaran hanya meminta perusahaan Ong untuk menagih biaya tiket kelas bisnis, yang dikatakan bernilai 5.700 dolar Singapura, setelah dia mengetahui bahwa biro korupsi Singapura sedang menyelidiki penerbangan tersebut sebagai bagian dari penyelidikan dalam kasus lain yang melibatkan rekan-rekan Ong.
Menteri di Singapura berdasarkan aturan tidak dapat menyimpan hadiah, kecuali mereka membayar nilai hadiah tersebut kepada pemerintah, dan mereka harus mengungkapkan apa pun yang mereka terima dari orang-orang yang memiliki hubungan bisnis dengannya.
Sang Mantan Menteri tersebut dipenjara tahun lalu setelah menerima hadiah yang meliputi tiket Grand Prix Singapura, menginap di hotel mewah, dan barang berharga lainnya saat masih menjabat. Dakwaan terhadap Ong terkait dengan perjalanan ke perempat final Piala Dunia FIFA 2022 di Doha, di mana dia mengundang Iswaran.
Lihat Juga :