Buang Dolar AS, Penggunaan Rubel dalam Ekspor Rusia Sentuh Rekor Tertinggi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 14:29 WIB
Ekonom mengatakan, bahwa mitra dagang Rusia - selain yang menggunakan mata uang global utama seperti dolar AS atau euro -, kini semakin memilih pembayaran dengan rubel untuk menghindari biaya konversi dan mendapatkan syarat yang lebih baik.

Berdasarkan wilayah, Karibia menyumbang proporsi terbesar dari ekspor yang diselesaikan dalam rubel pada bulan Juni yakni sebesar 97,5%, diikuti oleh Afrika – yang melonjak dari hanya 12,9% pada awal 2024 menjadi lebih dari 85% –. Lalu ada Oseania, di mana penyelesaian ekspor mencapai 83,1%.

Sedangkan Eropa tetap tinggi di angka 65%, sedangkan Amerika Utara berada di angka 47,4%, yang terendah di antara wilayah besar lainnya. Baca Juga: Pertemuan BRICS Pekan Ini, India Tegaskan Bakal Hapus Penggunaan Dolar AS

Para analis mengatakan, bahwa angka-angka ini menyoroti dorongan dedolarisasi Moskow yang semakin cepat seiring dengan sanksi yang membentuk kembali aliran keuangan global, dengan mitra strategis semakin mengadopsi rubel untuk menghindari pembatasan atau sanksi.

Pada awal bulan ini, pemerintah Rusia menghapus persyaratan bagi eksportir untuk menjual dalam mata uang asing, dengan alasan likuiditas stabil dan rubel yang lebih kuat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!