Ketua LPS Purbaya: Soemitronomics Kunci RI Melalui Berbagai Krisis Ekonomi Global

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:21 WIB
Jurus lokal wisdom ala Soemitronomics itu kata Purbaya sudah terbukti ampuh meredam dampak krisis ekonomi global. Purbaya mencontohkan saat krisis ekonomi global 2008 akibat subprime mortgage di AS dan saat pandemi Covid-19 tahun 2020-2021, ekonomi Indonesia cepat pulih karena bertumpu pada domestik demand.

"Respons kebijakan ekinomi pada 2008 tepat karena aktivitas ekonomi tetap jalan yang ditopang oleh ketersediaan likuiditas melalui uang beredar yang tumbuh'," kata Purbaya.

Situasi yang sama juga berlaku saat Pandemi. Meskipun saat itu hampir kolaps, tetapi Pemerintah cepat mengubah dan merespons dengan pelonggaran secara terbatas, sehingga RI sukses keluar dari resesi dan kembali tumbuh positif seperti pada 2009 dengan tumbuh 4,9%.

"Pada 2020 juga kita pakai ilmu yang sejenis, karena sudah pintar yaitu menjaga domestic demand," kata Purbaya.

Kondisi tersebut berbeda saat krisis moneter 1997-1998. Saat itu kata Purbaya, respons kebijakan membingungkan karena suku bunga naik hingga 60%, sementara uang beredar tumbuh lebih dari 100%.

Dampaknya dengan suku bunga tinggi, tidak ada pelaku usaha yang berani meminjam ke bank. Sebaliknya, uang beredar yang melimpah dipakai menyerang rupiah kembali. "Kebijakan yang membingungkan itu memberi bahan bakar menyerang rupiah kita," kata Purbaya.

Dari tiga krisis tersebut jelas Purbaya, dua di antaranya yaitu krisis global 2008 dan pandemi Covid-19 bisa dilalui dengan baik karena menggunakan pendekatan lokal wisdom, sedangkan krisis 1998 menyisakan celah yang dalam karena menggunakan resep dari luar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!