Diancam Sanksi AS, India dan Rusia Targetkan Pertumbuhan Dagang Rp1.632 Triliun
Kamis, 21 Agustus 2025 - 21:15 WIB
Rusia kini merupakan mitra dagang terbesar keempat India, sementara India adalah mitra dagang terbesar kedua Rusia. Peningkatan kerja sama ekonomi ini menandai hubungan strategis yang terus vertanam di antara kedua negara.
Kunjungan Jaishankar ke Rusia ini merupakan bagian dari diplomasi intensif di antara anggota pendiri BRICS, yang menghadapi kebijakan perdagangan keras dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Ia berada di Moskow untuk dialog tahunan tiga hari yang mempersiapkan kunjungan Presiden Vladimir Putin ke India pada akhir tahun.
New Delhi menunjukkan pergeseran strategi menjauhi Washington di bawah tekanan ancaman tarif. Perdana Menteri Narendra Modi bahkan menyebut Putin sebagai "teman" setelah melakukan panggilan telepon dengan pemimpin Kremlin tersebut. Administrasi Trump kerap mengkritik India atas pembelian minyak mentah dari Rusia. AS berargumen bahwa perdagangan tersebut membantu Moskow membiayai perang di Ukraina.
Trump telah memberlakukan tarif 25 persen untuk barang-barang India dan mengancam akan menaikkannya menjadi 50 persen pada 27 Agustus mendatang. Kenaikan itu berpotensi merugikan ekspor India ke AS yang bernilai USD 85 miliar per tahun.
Baca Juga: 10 Alasan Rusia Mau Berunding dengan AS Soal Ukraina
Kunjungan Jaishankar ke Rusia ini merupakan bagian dari diplomasi intensif di antara anggota pendiri BRICS, yang menghadapi kebijakan perdagangan keras dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump. Ia berada di Moskow untuk dialog tahunan tiga hari yang mempersiapkan kunjungan Presiden Vladimir Putin ke India pada akhir tahun.
New Delhi menunjukkan pergeseran strategi menjauhi Washington di bawah tekanan ancaman tarif. Perdana Menteri Narendra Modi bahkan menyebut Putin sebagai "teman" setelah melakukan panggilan telepon dengan pemimpin Kremlin tersebut. Administrasi Trump kerap mengkritik India atas pembelian minyak mentah dari Rusia. AS berargumen bahwa perdagangan tersebut membantu Moskow membiayai perang di Ukraina.
Trump telah memberlakukan tarif 25 persen untuk barang-barang India dan mengancam akan menaikkannya menjadi 50 persen pada 27 Agustus mendatang. Kenaikan itu berpotensi merugikan ekspor India ke AS yang bernilai USD 85 miliar per tahun.
Baca Juga: 10 Alasan Rusia Mau Berunding dengan AS Soal Ukraina
Lihat Juga :