Whoosh Bikin Rugi KAI Rp1,6 Triliun, Masuk Rencana Kerja Danantara
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 21:35 WIB
Dalam struktur kepemilikan tersebut, PT KAI memegang porsi saham mayoritas sebesar 58,53 persen di PT PSBI, yang menjadikan kerugian KCIC secara langsung berdampak signifikan terhadap laporan keuangan BUMN perkeretaapian itu.
Langkah Danantara untuk mengambil alih penyelesaian masalah Whoosh ini sejalan dengan pernyataan CEO Danantara, Rosan Roeslani, beberapa waktu lalu. Rosan menegaskan akan segera mengambil langkah restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat.
"Kita akan umumkan langkah-langkah kita dalam restrukturisasi utang dari KCIC atau Whoosh ini," kata Rosan.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.999 Triliun per Juni 2025
Rosan menjamin bahwa penyelesaian masalah utang Whoosh akan bersifat tuntas dan tidak hanya menunda masalah. Hal ini menunjukkan komitmen Danantara untuk mencari solusi jangka panjang dan berkelanjutan. "Kalau kita melakukan suatu corporate action, itu tuntas. Jadi bukan hanya sifatnya menunda masalah," tegasnya.
Langkah Danantara untuk mengambil alih penyelesaian masalah Whoosh ini sejalan dengan pernyataan CEO Danantara, Rosan Roeslani, beberapa waktu lalu. Rosan menegaskan akan segera mengambil langkah restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat.
"Kita akan umumkan langkah-langkah kita dalam restrukturisasi utang dari KCIC atau Whoosh ini," kata Rosan.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.999 Triliun per Juni 2025
Rosan menjamin bahwa penyelesaian masalah utang Whoosh akan bersifat tuntas dan tidak hanya menunda masalah. Hal ini menunjukkan komitmen Danantara untuk mencari solusi jangka panjang dan berkelanjutan. "Kalau kita melakukan suatu corporate action, itu tuntas. Jadi bukan hanya sifatnya menunda masalah," tegasnya.
(nng)
Lihat Juga :