Prudential Indonesia Wujudkan Perlindungan Kesehatan Berkelanjutan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 09:16 WIB
Menurut laporan Health Trends 2025 Mercer Marsh Benefits, inflasi medis dipicu antara lain oleh penggunaan layanan kesehatan secara berlebihan (waste and abuse) serta praktik kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Prudential Indonesia mengembangkan model statistik berbasis data untuk mendeteksi potensi fraud, waste, dan abuse (FWA) sejak dini. “Pendekatan ini memperkuat kontrol klaim sekaligus memastikan proses pembayaran lebih adil dan efisien,” kata Yosie saat GRC Summit 2025.

Dengan volume klaim yang mencapai 30.000 per bulan, teknologi ini mempercepat verifikasi sekaligus meningkatkan akurasi penanganan klaim. Efisiensi tersebut, lanjutnya, membuat layanan kepada nasabah lebih cepat dan tepat tanpa mengorbankan kualitas.

Transformasi digital juga dilakukan melalui penerapan Electronic Know Your Customer (eKYC) dan tanda tangan digital. Prudential menempatkan keamanan data nasabah sebagai prioritas utama.

"Otomatisasi memungkinkan skalabilitas, akurasi, dan kecepatan layanan, yang pada akhirnya meningkatkan kepercayaan jangka panjang," jelas Yosie.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!