Dorong Pembiayaan Hijau, BRI Himpun Rp73,45 Triliun Dana Berkelanjutan

Rabu, 27 Agustus 2025 - 14:29 WIB
Dalam penerbitan obligasi berkelanjutan, BRI mengacu pada ketentuan nasional seperti POJK No. 60/2017 yang telah diperbarui melalui POJK No. 18/2023, serta panduan internasional dari International Capital Market Association (ICMA). Standar tersebut memastikan proses penerbitan obligasi berlangsung transparan dan akuntabel, mulai dari pemilihan proyek hingga pelaporan dampak.

Setiap tahun, BRI menerbitkan impact report yang memuat alokasi dana Green Bond melalui Laporan Keberlanjutan. Dana tersebut disalurkan untuk mendukung kegiatan usaha berwawasan lingkungan, seperti energi baru terbarukan dan pengelolaan sumber daya hayati yang berkelanjutan, serta sektor sosial yang berfokus pada penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan ekonomi.

Berdasarkan impact report 2024, pembiayaan BRI pada sektor energi baru terbarukan berpotensi menghasilkan 5,6 juta MWh energi bersih per tahun dan mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 3,9 juta ton CO₂e per tahun. Sementara itu, dari sisi sosial, alokasi dana tersebut diperkirakan telah menciptakan lebih dari 21.500 lapangan pekerjaan baru, khususnya di sektor UMKM.

Pada 2025, BRI kembali meluncurkan Social Bond senilai Rp5 triliun. Instrumen ini mengalokasikan pembiayaan ke enam kategori proyek, termasuk infrastruktur dasar yang terjangkau, akses layanan esensial, perumahan terjangkau, penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, serta kemajuan sosial-ekonomi, yang sebagian besar diarahkan untuk mendukung UMKM.

Langkah ini selaras dengan upaya BRI mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan energi bersih dan terjangkau (SDG 7), penanganan perubahan iklim (SDG 13), serta pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!