The Green Summit 2025 Mendorong Transformasi Bisnis Hijau Menuju Indonesia Berkelanjutan
Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:46 WIB
"Danantara Indonesia berkomitmen untuk terus menjadi payung kolaborasi, penggerak sinergi, serta enabler dalam menciptakan layanan terintegrasi yang mendukung transformasi menuju ekonomi hijau. Kita ingin memastikan bahwa seluruh BUMN dapat bergerak seirama dalam menjawab tantangan lingkungan sekaligus menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi yang inklusif," sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Ir. Noer Adi Wardojo, M.Sc, menyampaikan pada opening remarksnya bahwa acara ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi nasional menuju Indonesia yang lebih tangguh, adil, dan berkelanjutan. Acara ini mendukung langkah Indonesia dalam penetapan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029, dengan tetap menjamin pembangunan yang berwawasan lingkungan, tangguh terhadap perubahan iklim, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Hal ini selaras dengan peran dan tanggung jawab Indonesia sebagai bagian dari komunitas global untuk mencapai tujuan utama Persetujuan Paris (Paris Agreement), yakni menjaga peningkatan suhu bumi agar tetap di bawah 1,5° Celsius yang kita ikuti melalui NDC (Nationally Determined Contribution (NDC)," ungkapnya.
"Dalam mewujudkan transisi menuju ekonomi hijau, Kementerian Lingkungan Hidup memiliki peran yang sangat penting bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga mengawal agar kebijakan penurunan emisi gas rumah kaca, pengendalian polusi dan pengelolaan limbah tetap selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Berbicara tentang kolaborasi, peran BUMN tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga sebagai katalis perubahan. Khususnya, bagaimana peran IDSurvey yang dapat mengintegrasikan layanannya dalam mendukung praktik transformasi ekonomi hijau," tambahnya.
Baca Juga: IDSurvey Sinergi Optimalisasi Digitalisasi Industri Kemaritiman
Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli Menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya, Ir. Noer Adi Wardojo, M.Sc, menyampaikan pada opening remarksnya bahwa acara ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi nasional menuju Indonesia yang lebih tangguh, adil, dan berkelanjutan. Acara ini mendukung langkah Indonesia dalam penetapan target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun 2029, dengan tetap menjamin pembangunan yang berwawasan lingkungan, tangguh terhadap perubahan iklim, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
"Hal ini selaras dengan peran dan tanggung jawab Indonesia sebagai bagian dari komunitas global untuk mencapai tujuan utama Persetujuan Paris (Paris Agreement), yakni menjaga peningkatan suhu bumi agar tetap di bawah 1,5° Celsius yang kita ikuti melalui NDC (Nationally Determined Contribution (NDC)," ungkapnya.
"Dalam mewujudkan transisi menuju ekonomi hijau, Kementerian Lingkungan Hidup memiliki peran yang sangat penting bukan hanya sebagai regulator, tetapi juga mengawal agar kebijakan penurunan emisi gas rumah kaca, pengendalian polusi dan pengelolaan limbah tetap selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan. Berbicara tentang kolaborasi, peran BUMN tidak hanya berfungsi sebagai penyedia layanan publik, tetapi juga sebagai katalis perubahan. Khususnya, bagaimana peran IDSurvey yang dapat mengintegrasikan layanannya dalam mendukung praktik transformasi ekonomi hijau," tambahnya.
Baca Juga: IDSurvey Sinergi Optimalisasi Digitalisasi Industri Kemaritiman
Lihat Juga :