Mata Uang Berbasis Emas BRICS Muncul sebagai Alternatif Dolar AS

Minggu, 31 Agustus 2025 - 21:00 WIB
Baca Juga: Perkuat BRICS, Putin Tegaskan China dan Rusia Solid Lawan Diskriminasi Barat

Pengembangan mata uang BRICS juga mengadopsi teknologi kontrak pintar (smart contract). Mekanisme ini memungkinkan penyesuaian nilai mata uang secara otomatis berdasarkan data perdagangan dan kondisi ekonomi terkini. Aset fisik emas akan disimpan di brankas aman di negara-negara anggota untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas.

Pendekatan digital ini dipandang sebagai transformasi signifikan terhadap sistem keuangan konvensional. Proses audit rutin dan sistem penyimpanan terdistribusi akan mencegah kegagalan sistem sekaligus memastikan kepercayaan publik terhadap mata uang baru ini.

Baca Juga: Jubir Brigade al-Qassam Hamas Abu Ubaidah Dilaporkan Tewas Diserang Israel

Dengan infrastruktur yang kian matang, pengembangan mata uang BRICS berbasis emas diyakini dapat mengurangi dominasi dolar AS dalam perdagangan internasional. Jika sesuai rencana, mata uang ini akan resmi beredar pada 2026.

Apabila peluncuran sesuai jadwal, mata uang BRICS akan menjadi tonggak sejarah baru, membuka babak baru perdagangan internasional yang lebih beragam dan tidak lagi terpusat pada satu mata uang dominan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!