Nah Lho, Bos BI Sebut Asumsi Inflasi 3% di 2021 Sangat Berat

Jum'at, 11 September 2020 - 16:04 WIB
"Dan nilai tukar rupiah Rp14.600 (per dolar AS) juga masih dalam range kami. Karenanya, kami pun mendukung untuk asumsi makro tersebut," katanya.

Diketahui, asumsi dasar ekonomi makro dalam postur sementara RAPBN 2021 yang telah disepakati oleh pemerintah dan Banggar DPR diantaranya meliputi pertumbuhan ekonomi 5,0% sebagai titik tengah asumsi sebelumnya yang mencapai 4,5% sampai 5,5%. Kemudian inflasi sebesar 3,0%, nilai tukar rupiah Rp14.600 per dolar AS, dan tingkat suku bunga SBN 10 tahun sebesar 7,29%.

(Baca Juga: Inflasi Tahunan Juli Terendah Sejak Dua Dekade Lalu, Ada Apa?)

Selain itu, asumsi lainnya yakni harga minyak mentah Indonesia (ICP) USD45 per barel, lifting minyak mentah Indonesia 705 ribu barel per hari, serta lifting gas bumi 1,007 juta barel setara minyak per hari.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!