Rupiah Terkapar dalam Sepekan Dipicu Aksi Unjuk Rasa dan Data Ekonomi AS

Sabtu, 06 September 2025 - 15:00 WIB
Baca Juga: Mentan Sesumbar Bisa Kuatkan Rupiah Jadi Rp1.000 per USD dengan Hilirisasi Pertanian

Pelemahan rupiah juga dipicu oleh faktor eksternal, terutama dari AS. Pasar global optimis bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga pada akhir bulan ini setelah data menunjukkan Lowongan Kerja di AS menurun pada Juli.

"Angka ini lebih buruk dari ekspektasi pasar... di tengah meningkatnya keyakinan bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga akhir bulan ini," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Menurut CME Fedwatch, pasar memperkirakan peluang hampir 97 persen The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan 17-18 September mendatang.

Untuk perdagangan selanjutnya, Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif, namun berpotensi melemah di rentang Rp16.420 - Rp16.470 per dolar AS.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!