Trump Desak Eropa Hentikan Impor Minyak Rusia, Perketat Sanksi ke China

Sabtu, 06 September 2025 - 21:00 WIB
Sikap ini juga menjadi kelanjutan dari pertemuan Trump dengan Putin di Alaska bulan lalu, yang berakhir tanpa kesepakatan untuk mengakhiri perang di Ukraina. Di dalam negeri, Trump juga mengumumkan kebijakan yang menyasar perusahaan semikonduktor Tiongkok.

Dalam acara makan malam bersama para CEO industri teknologi AS, Trump menegaskan, "Kami akan memberlakukan tarif substansial pada perusahaan yang tidak beroperasi di AS terkait dengan semikonduktor. Namun, ia menambahkan, "Jika mereka telah masuk ke AS atau berencana melakukannya, tarif tidak akan berlaku."

Baca Juga: Musuh Bersama AS Makin Lengket Disatukan Minyak Murah Rusia

Pernyataan ini dinilai sebagai isyarat bahwa sasaran utama tarif ini adalah perusahaan China, bukan perusahaan sekutu seperti Samsung Electronics atau SK Hynix yang telah berinvestasi di AS. Keputusan Trump untuk menekan Eropa agar menghentikan impor minyak Rusia, ditambah dengan ancaman tarif semikonduktor terhadap China, menunjukkan bahwa Gedung Putih mengambil langkah-langkah nyata untuk melawan apa yang dianggap sebagai "poros anti-Amerika" yang terdiri dari Rusia, China, dan Korea Utara. Strategi ini menandai eskalasi baru dalam ketegangan geopolitik yang semakin kompleks.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!