India Desak Reformasi Perdagangan BRICS, Trump Beri Peringatan Keras
Kamis, 11 September 2025 - 07:35 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras terkait risiko tarif tinggi kepada India. FOTO/AP
JAKARTA - Ketegangan perdagangan global kian menguat setelah India mendorong reformasi di tubuh BRICS di tengah tekanan besar dari Amerika Serikat. Langkah New Delhi memimpin arah solusi perdagangan blok tersebut berhadapan langsung dengan kebijakan tarif tinggi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang dinilai dapat mengguncang stabilitas ekonomi internasional.
Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar, yang mewakili Perdana Menteri Narendra Modi dalam KTT virtual BRICS, Senin (9/9), menyampaikan pernyataan tegas terkait ketidakseimbangan perdagangan antaranggota. Ia menekankan bahwa defisit perdagangan terbesar India justru terjadi dengan mitra-mitranya sendiri di BRICS.
"BRICS sendiri dapat menjadi contoh dengan meninjau aliran perdagangan di antara negara-negara anggotanya," ujar Jaishankar dalam forum tersebut dikutip dari Watcher Guru, Kamis (11/9). Ia menegaskan bahwa reformasi perdagangan sangat penting agar BRICS dapat berkembang di tengah tekanan global.
Baca Juga: China dan Brasil Kecam Tarif AS, Serukan Persatuan BRICS
Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar, yang mewakili Perdana Menteri Narendra Modi dalam KTT virtual BRICS, Senin (9/9), menyampaikan pernyataan tegas terkait ketidakseimbangan perdagangan antaranggota. Ia menekankan bahwa defisit perdagangan terbesar India justru terjadi dengan mitra-mitranya sendiri di BRICS.
"BRICS sendiri dapat menjadi contoh dengan meninjau aliran perdagangan di antara negara-negara anggotanya," ujar Jaishankar dalam forum tersebut dikutip dari Watcher Guru, Kamis (11/9). Ia menegaskan bahwa reformasi perdagangan sangat penting agar BRICS dapat berkembang di tengah tekanan global.
Baca Juga: China dan Brasil Kecam Tarif AS, Serukan Persatuan BRICS
Lihat Juga :