Jadi Rebutan Dunia, Pemerintah Dorong Pengembangan Logam Tanah Jarang
Kamis, 18 September 2025 - 16:43 WIB
"Kita diarahkan Pak Presiden untuk bisa memanfaatkan mineral ini. PT Timah dapat amanah yang tidak ringan dan kehormatan ini untuk memulai prose mengambil dan memanfaatkan logam tanah jarang di bumi Indonesia, ini terobosan yang sangat besar," sambungnya.
Indonesia saat ini, terus mempersiapkan untuk mengelola logam tanah jarang yang diharapkan dapat menjadi lompatan untuk pengembangan pengelolaan mineral di dalam negeri.
"Harapan kami bisa menjadi salah satu lompatan Bangsa kita untuk menunjukkan kepada dunia, kita bisa menguasai teknologi pemurnian dan pemisahan hingga ke produk hilir sehingga nilai tambah akan sangat berlipat," sambungnya.
Sementara, Direktur Pengembangan Usaha PT Timah, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara berharap dukungan penjaminan keberlanjutan pasokan bahan baku mineral, melalui pengaturan kebijakan dan dukungan kemitraan strategis, dan juga penyediaan jejaring pakar, laboratorium pengujian, dan fasilitas penelitian.
Baca Juga: 8 Negara Pemilik Mineral Tanah Langka Terbesar di Dunia, Harta Karun yang Diincar AS
Indonesia saat ini, terus mempersiapkan untuk mengelola logam tanah jarang yang diharapkan dapat menjadi lompatan untuk pengembangan pengelolaan mineral di dalam negeri.
"Harapan kami bisa menjadi salah satu lompatan Bangsa kita untuk menunjukkan kepada dunia, kita bisa menguasai teknologi pemurnian dan pemisahan hingga ke produk hilir sehingga nilai tambah akan sangat berlipat," sambungnya.
Sementara, Direktur Pengembangan Usaha PT Timah, Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara berharap dukungan penjaminan keberlanjutan pasokan bahan baku mineral, melalui pengaturan kebijakan dan dukungan kemitraan strategis, dan juga penyediaan jejaring pakar, laboratorium pengujian, dan fasilitas penelitian.
Baca Juga: 8 Negara Pemilik Mineral Tanah Langka Terbesar di Dunia, Harta Karun yang Diincar AS
Lihat Juga :