Naik 111%, GDPS Kelola 6.927 Tenaga Alih Daya di 93 Kota

Selasa, 23 September 2025 - 10:40 WIB
Baca Juga: GDPS Kuatkan Peran sebagai Talent Sourcing, Penuhi Kebutuhan SDM SPBU BP

Sejak berdiri pada 2019, GDPS awalnya bergerak di sektor aviasi, lalu memperluas layanannya ke berbagai sektor strategis, mulai dari oil & gas, logistik, teknologi, FMCG, energi, pendidikan, hingga otomotif. Ekspansi ini menjadi penanda kemampuan perusahaan dalam menyediakan tenaga kerja profesional lintas industri.

Kontribusi GDPS dinilai penting di tengah meningkatnya jumlah pengangguran terbuka di Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Februari 2025 terdapat 7,28 juta penganggur, naik 83 ribu orang atau 1,11 persen dibanding periode sama tahun lalu. Model outsourcing adaptif yang dijalankan GDPS disebut mampu menjembatani kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja.

"Ke depan, kami berharap dapat memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor dan wilayah, sehingga kontribusi terhadap perekonomian nasional semakin nyata. Langkah ini juga diharapkan menciptakan tenaga kerja lebih produktif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan global," tambah Cornelis.

Baca Juga: GDPS Kerja Sama Strategis dengan PNG Air, Langkah Tembus Pasar Internasional
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!