Proyek Pani EMAS Bakal Jadi Tambang Emas Primer Terbesar di Asia Pasifik

Jum'at, 26 September 2025 - 14:55 WIB
Menurut Liza, pendapatan segmen emas 2026 senilai USD533 juta, lebih tinggi dibandingkan dengan tahun lalu senilai USD261 juta, dengan rata-rata cash cost diproyeksikan turun menjadi USD950/oz.

"EMAS tetap terkonsolidasi, sehingga setelah beroperasi akan tetap memberi kontribusi signifikan ke pendapatan MDKA," jelasnya.

Baca Juga: Pemilik Emas Pesta Pora, Harga Diramal Tembus di Atas Rp2 Juta per Gram

Berdasarkan laporan perseroan, penyelesaian Proyek Pani telah mencapai progres 67% hingga akhir Juni 2025. Manajemen menyampaikan bahwa seluruh rekayasa detail dan proses pengadaan sudah selesai. Saat ini, kontraktor telah melakukan pemasangan infrastruktur pengolahan dan kelistrikan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!