5 Ide Bisnis Sampingan Modal Kecil Kejar Target Akhir Tahun
Senin, 29 September 2025 - 17:00 WIB
Foto: Doc. Istimewa
Mencari pekerjaan sampingan di tengah kondisi ekonomi yang kurang stabil ibarat menemukan pelampung di tengah lautan. Dengan sedikit usaha, Anda bisa mengapung dan tetap bertahan sampai badai berlalu.
Pernahkah Anda merasa bahwa gaji bulanan rasanya selalu kurang untuk memenuhi kebutuhan akhir tahun? Jika iya, mungkin saatnya mencoba bisnis sampingan dengan modal kecil. Ditambah lagi, tren penggunaan layanan PayLater yang kini semakin populer bisa menjadi solusi cerdas untuk memulai tanpa terbebani modal besar.
1. Menjual Produk Fashion Lokal
Bisnis fashion lokal memiliki daya tarik tersendiri karena produknya unik dan sering kali memiliki nilai budaya yang tinggi. Anda tidak perlu stok barang dalam jumlah besar, cukup gunakan sistem pre-order atau dropship.
Selain itu, media sosial seperti Instagram dan TikTok dapat dimanfaatkan sebagai lapak gratis untuk promosi. Buatlah konten visual yang menarik agar calon pembeli tertarik. Misalnya, foto outfit of the day (OOTD) dengan gaya kasual sehari-hari bisa membuat produk Anda lebih relatable bagi audiens.
Jangan khawatir soal modal awal. Jika Anda membutuhkan dana tambahan untuk membeli sample produk pertama, Anda bisa mencairkan Kredivo PayLater . Dengan cicilan bunga rendah mulai dari 1,99% per bulan, Anda bisa fokus pada penjualan tanpa harus terbebani biaya besar di awal. Salah satu contoh nyata adalah Yuni, seorang pegawai kantoran yang sukses menjual batik lokal dengan omzet Rp2 juta per bulan hanya bermodalkan Rp500 ribu.
2. Jasa Les Privat atau Tutor Online
Pernahkah Anda merasa bahwa gaji bulanan rasanya selalu kurang untuk memenuhi kebutuhan akhir tahun? Jika iya, mungkin saatnya mencoba bisnis sampingan dengan modal kecil. Ditambah lagi, tren penggunaan layanan PayLater yang kini semakin populer bisa menjadi solusi cerdas untuk memulai tanpa terbebani modal besar.
1. Menjual Produk Fashion Lokal
Bisnis fashion lokal memiliki daya tarik tersendiri karena produknya unik dan sering kali memiliki nilai budaya yang tinggi. Anda tidak perlu stok barang dalam jumlah besar, cukup gunakan sistem pre-order atau dropship.
Selain itu, media sosial seperti Instagram dan TikTok dapat dimanfaatkan sebagai lapak gratis untuk promosi. Buatlah konten visual yang menarik agar calon pembeli tertarik. Misalnya, foto outfit of the day (OOTD) dengan gaya kasual sehari-hari bisa membuat produk Anda lebih relatable bagi audiens.
Jangan khawatir soal modal awal. Jika Anda membutuhkan dana tambahan untuk membeli sample produk pertama, Anda bisa mencairkan Kredivo PayLater . Dengan cicilan bunga rendah mulai dari 1,99% per bulan, Anda bisa fokus pada penjualan tanpa harus terbebani biaya besar di awal. Salah satu contoh nyata adalah Yuni, seorang pegawai kantoran yang sukses menjual batik lokal dengan omzet Rp2 juta per bulan hanya bermodalkan Rp500 ribu.
2. Jasa Les Privat atau Tutor Online
Lihat Juga :