Inalum Tunda Rencana IPO, Tunggu Restu dari Danantara
Senin, 29 September 2025 - 17:56 WIB
Baca Juga: Bukan Danantara, Ini Badan Baru Pengganti Kementerian BUMN
Di sisi lain, EBITDA perusahaan tercatat mencapai USD179,2 juta dengan total aset senilai USD2,47 miliar. Hal ini memperkuat posisi Inalum sebagai salah satu BUMN strategis yang berperan dalam hilirisasi industri mineral nasional.
Kinerja produksi juga mencatat lonjakan signifikan. Produksi aluminium Inalum sepanjang 2024 meningkat 27,61 persen menjadi 274.230 ton, sementara volume penjualan naik 25,55 persen menjadi 276.381 ton. Pertumbuhan ini diyakini menjadi modal penting bagi Inalum dalam memperkuat daya saing sekaligus menarik minat investor di masa mendatang.
Di sisi lain, EBITDA perusahaan tercatat mencapai USD179,2 juta dengan total aset senilai USD2,47 miliar. Hal ini memperkuat posisi Inalum sebagai salah satu BUMN strategis yang berperan dalam hilirisasi industri mineral nasional.
Kinerja produksi juga mencatat lonjakan signifikan. Produksi aluminium Inalum sepanjang 2024 meningkat 27,61 persen menjadi 274.230 ton, sementara volume penjualan naik 25,55 persen menjadi 276.381 ton. Pertumbuhan ini diyakini menjadi modal penting bagi Inalum dalam memperkuat daya saing sekaligus menarik minat investor di masa mendatang.
(nng)
Lihat Juga :