Indonesia Perkuat Integritas Pasar Karbon Nasional Melalui Kolaborasi Global
Senin, 06 Oktober 2025 - 20:24 WIB
Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) perkuat posisi Indonesia dalam perdagangan karbon global melalui penandatanganan tiga kerja sama strategis dengan lembaga internasional. Foto/Dok
JAKARTA - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan karbon global melalui penandatanganan tiga kerja sama strategis dengan lembaga internasional.
Tiga kesepakatan tersebut meliputi Mutual Recognition Agreement (MRA) antara Sertifikasi Pengurangan Emisi GRK Indonesia (SPEI) dan Verified Carbon Standard (VCS) Program oleh Verra, Letter of Intent (LoI) dengan Puro.earth, serta penerbitan panduan sertifikasi proyek bersama Gold Standard for the Global Goals (GS4GG).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun pasar karbon yang berintegritas, transparan, dan inklusif. Baca Juga: Perdagangan Karbon dan Kuasi Imperialisme, Fakta atau Ilusi?
“Pemerintah Indonesia terus mengembangkan multi-skema Nilai Ekonomi Karbon (NEK) agar keunggulan komparatif yang dimiliki dapat menjadi keunggulan kompetitif di tingkat global,” tegas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq saat acara penandatanganan kerja sama tersebut, Jumat (3/10).
Tiga kesepakatan tersebut meliputi Mutual Recognition Agreement (MRA) antara Sertifikasi Pengurangan Emisi GRK Indonesia (SPEI) dan Verified Carbon Standard (VCS) Program oleh Verra, Letter of Intent (LoI) dengan Puro.earth, serta penerbitan panduan sertifikasi proyek bersama Gold Standard for the Global Goals (GS4GG).
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun pasar karbon yang berintegritas, transparan, dan inklusif. Baca Juga: Perdagangan Karbon dan Kuasi Imperialisme, Fakta atau Ilusi?
“Pemerintah Indonesia terus mengembangkan multi-skema Nilai Ekonomi Karbon (NEK) agar keunggulan komparatif yang dimiliki dapat menjadi keunggulan kompetitif di tingkat global,” tegas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Hanif Faisol Nurofiq saat acara penandatanganan kerja sama tersebut, Jumat (3/10).
Lihat Juga :