Balasan Luhut ke Purbaya Soal Ogah Biayai Family Office
Kamis, 16 Oktober 2025 - 22:26 WIB
Luhut mengaku saat ini sudah banyak calon investor yang mulai tertarik terhadap proyek tersebut. Namun demikian investor masih menunggu Pemerintah Indonesia untuk segera meluncurkan family office sebelum resmi menanamkan modalnya.
"Banyak (calon investor minat di family office). Sekarang Singapura, mereka capek juga mungkin taruh (uang) di sana. Di Tiongkok, mereka pikir-pikir kenapa, bisa nggak di Indonesia. Ya bagaimana mau masuk kalau barangnya belum jadi," tambahnya.
Luhut optimis, Family Office akan mampu memberikan nilai tambah terhadap perekonomian, baik dari sisi pendapatan negara ataupun penciptaan lapangan kerja. Baca Juga: Mengenal Family Office, Usulan Luhut tapi Ditolak Purbaya
"Dia taruh duitnya di situ, di Indonesia, kita tidak pajaki waktu dia taruh. Tapi waktu dia investasikan proyek-proyek Indonesia, itu yang kita pajakin. Dan kita menjamin kerahasiaannya, dan menjamin keamanannya. Mereka membutuhkan confidence dan trust pada pemerintah Indonesia," lanjutnya.
"Banyak (calon investor minat di family office). Sekarang Singapura, mereka capek juga mungkin taruh (uang) di sana. Di Tiongkok, mereka pikir-pikir kenapa, bisa nggak di Indonesia. Ya bagaimana mau masuk kalau barangnya belum jadi," tambahnya.
Luhut optimis, Family Office akan mampu memberikan nilai tambah terhadap perekonomian, baik dari sisi pendapatan negara ataupun penciptaan lapangan kerja. Baca Juga: Mengenal Family Office, Usulan Luhut tapi Ditolak Purbaya
"Dia taruh duitnya di situ, di Indonesia, kita tidak pajaki waktu dia taruh. Tapi waktu dia investasikan proyek-proyek Indonesia, itu yang kita pajakin. Dan kita menjamin kerahasiaannya, dan menjamin keamanannya. Mereka membutuhkan confidence dan trust pada pemerintah Indonesia," lanjutnya.
(akr)
Lihat Juga :