Bom Waktu Utang Kereta Cepat Whoosh, Luhut Sebut Presiden Bakal Bentuk Tim Khusus
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 07:49 WIB
Toto mengatakan, komposisi utang tersebut sekitar 75% merupakan pinjaman dari China Development Bank (CDB) dengan suku bunga sekitar 3,5-4%. Hal ini membuat konsorsium PT KCIC yang mayoritas dipegang oleh PT KAI perlu membayar bunga utangnya saja sekitar Rp2 triliun per tahun.
Baca Juga: Luhut: APBN Tidak Dipakai untuk Jaminan Utang Kereta Cepat
"Kalau kita melihat total biaya investasi awal ditambah cost overrun itu kan hampir USD7,2 miliar (utang KCJB). Bahkan utang yang 75 persen dari CDB itu dengan bunga 3,5 sampai 4 persen, mereka (KCIC) harus bayar bunganya saja mungkin Rp2 triliun ya," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (22/8).
Baca Juga: Luhut: APBN Tidak Dipakai untuk Jaminan Utang Kereta Cepat
"Kalau kita melihat total biaya investasi awal ditambah cost overrun itu kan hampir USD7,2 miliar (utang KCJB). Bahkan utang yang 75 persen dari CDB itu dengan bunga 3,5 sampai 4 persen, mereka (KCIC) harus bayar bunganya saja mungkin Rp2 triliun ya," ujarnya saat dihubungi MNC Portal, Sabtu (22/8).
(akr)
Lihat Juga :