Para Pemimpin Negara AZEC Deklarasi Komitmen Transisi Energi Berkeadilan

Minggu, 26 Oktober 2025 - 22:06 WIB
Baca Juga: Indonesia Diramal Pimpin Ekonomi Dunia di 2075, Susul AS dan China

Dalam pertemuan ke-3 pemimpin negara anggota AZEC di Kuala Lumpur, dipimpin Perdana Menteri Jepang dan Perdana Menteri Malaysia. Pertemuan ini membahas strategi untuk mempercepat transisi energi dan dekarbonisasi di kawasan Asia.

Ada lima komitmen yang disepakati para pemimpin negara. Pertama, dukungan pada target iklim global. Para pemimpin negara berkomitmen mengurangi emisi gas rumah kaca agar sejalan dengan batas pemanasan global 1,5 derajat celcius dan pencapaian net-zero emissions. Hal ini sejalan dengan hasil Global Stocktake (GST) COP28.

Kedua, Transisi Energi yang Adil, Terjangkau, dan Inklusif. AZEC mendukung penuh transisi energi yang tidak membebani ekonomi negara berkembang, menjamin akses energi untuk masyarakat, dan meningkatkan ketahanan energi kawasan Asia. Komitmen ini sejalan dengan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP) dan Free and Open Indo-Pacific (FOIP).

Komitmen ketiga, yakni One Goal, Various Pathways. Seluruh negara anggota AZEC sepakat menargetkan net-zero, dengan berbagai jalur dan solusi teknologi yang sesuai dengan kondisi dalam negeri masing-masing. AZEC mempertahankan pendekatan yang fleksibel dan pragmatis menuju net-zero emissions.

Empat, Berkomitmen pada tiga tujuan strategis yang harus dicapai bersama atau Triple Breakthrough. Yakni, mengatasi perubahan iklim, memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan menjaga ketahanan energi jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!