Akurasi Tinggi, Alvalab Hadirkan Alat Uji Kedaluwarsa Pangan Mandiri
Senin, 27 Oktober 2025 - 10:56 WIB
Sebagai informasi, Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, menyampaikan bahwa hingga hari kedua penyelenggaraan TEI 2025, total nilai transaksi sementara telah mencapai USD 17,27 miliar atau setara dengan Rp286 triliun, berdasarkan hasil penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan pembeli luar negeri pada tanggal 15–16 Oktober 2025.
“Total tersebut masih bersifat sementara karena transaksi di hari ketiga masih dalam tahap rekapitulasi. Namun capaian ini menunjukkan besarnya potensi ekspor produk Indonesia di berbagai sektor,” ujar Mendag saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.
Adapun produk yang paling diminati pembeli luar negeri mencakup batu bara, investasi energi biru, emas, biodiesel, furnitur, minyak kelapa sawit beserta turunannya, perhiasan, arang kayu, produk rempah, serta produk makanan dan minuman.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Apropi Terus Tingkatkan Mutu Pestisida
Tahun ini, TEI 2025 diikuti oleh 1.619 peserta dengan 8.045 pembeli (buyers) terdaftar dari 130 negara. Pameran dibagi ke dalam tiga zona utama, yaitu produk pangan dan pertanian, produk manufaktur, serta jasa dan gaya hidup. Kementerian Perdagangan menargetkan total capaian transaksi dagang TEI tahun ini mencapai USD 16,5 miliar atau setara Rp273,5 triliun.
Dengan hadirnya inovasi seperti Climatic Chamber ASLT, Alvalab menegaskan perannya sebagai mitra strategis dunia industri dalam membangun ekosistem mutu nasional yang kompetitif dan berdaya saing global.
“Total tersebut masih bersifat sementara karena transaksi di hari ketiga masih dalam tahap rekapitulasi. Namun capaian ini menunjukkan besarnya potensi ekspor produk Indonesia di berbagai sektor,” ujar Mendag saat ditemui di ICE BSD, Tangerang.
Adapun produk yang paling diminati pembeli luar negeri mencakup batu bara, investasi energi biru, emas, biodiesel, furnitur, minyak kelapa sawit beserta turunannya, perhiasan, arang kayu, produk rempah, serta produk makanan dan minuman.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Apropi Terus Tingkatkan Mutu Pestisida
Tahun ini, TEI 2025 diikuti oleh 1.619 peserta dengan 8.045 pembeli (buyers) terdaftar dari 130 negara. Pameran dibagi ke dalam tiga zona utama, yaitu produk pangan dan pertanian, produk manufaktur, serta jasa dan gaya hidup. Kementerian Perdagangan menargetkan total capaian transaksi dagang TEI tahun ini mencapai USD 16,5 miliar atau setara Rp273,5 triliun.
Dengan hadirnya inovasi seperti Climatic Chamber ASLT, Alvalab menegaskan perannya sebagai mitra strategis dunia industri dalam membangun ekosistem mutu nasional yang kompetitif dan berdaya saing global.
(akr)
Lihat Juga :