3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Selasa, 28 Oktober 2025 - 18:27 WIB
Pada musim panas 2024, proyek tersebut menginformasikan kepada Departemen Transportasi untuk perkiraan biaya ada di kisaran antara £54 miliar dan £66 miliar (USD69 miliar–USD84 miliar) yang jika dirupiahkan setara Rp1.381 triliun. Akan tetapi ditambahkan, semua itu hanya perhitungan kasar. Tanggal pembukaan diperkirakan antara tahun 2029 dan 2033.
Fase 1 pembangunan melingkupi jalur kereta sepanjang 500 mil (805 km) antara San Francisco dan Los Angeles, yang akan memangkas perjalanan enam jam dengan mobil menjadi hanya kurang dari 3 jam.
Proyek tersebut diperkirakan akan menelan biaya USD33 miliar, meskipun seperti proyek HS2 di Inggris, biaya ini membengkak sementara jalur kereta yang sebenarnya justru menyusut.
Baca Juga: 5 Proyek Infrastruktur Kereta Api Termahal di Dunia, China Terbanyak
Konstruksi baru dimulai pada tahun 2015, setalh dua tahun molor dari jadwal. Gubernur Gavin Newsom kemudian mengurangi skala proyek pada tahun 2019 untuk fokus pada 'jalur awal' sepanjang 171 mil (275 km) di Central Valley, dari Merced ke Bakersfield.
Salah satu rintangan terbesar bagi proyek ini adalah memperoleh izin perencanaan lingkungan dan akuisisi lahan di sepanjang rute. Keuangan juga menjadi tantangan lain, ditambah dengan pandemi COVID-19 dan inflasi menciptakan masalah rantai pasokan. Selain itu Presiden Doland Trump membekukan pendanaan federal selama masa jabatan pertamanya.
Laporan terbaru dari Otoritas Kereta Cepat California (CHSRA) mengungkapkan, bahwa biaya proyek saat ini berkisar antara USD88 (Rp1.447 triliun) hingga USD128 miliar (Rp2.105 triliun). Kemudian jalur tersebut kemungkinan besar diproyeksi tidak akan selesai sebelum tahun 2033.
Namun otoritas tersebut menyebut, proyek kereta cepat ini telah menimbulkan efek ekonomi USD22 miliar dari total biaya saat ini yang sudah menghabiskan USD13 miliar.
Sementara itu Presiden Trump yang kembali ke Gedung Putih untuk kedua kalinya mengumumkan, bakal meninjau proyek Kereta Cepat California itu. Pemerintah AS saat ini ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan alokasi dana federal hampir USD4 miliar.
1. Kereta Cepat California, AS - Biaya USD88 Miliar
Warga California menyatakan dukungan mereka terhadap pembangunan kereta cepat pada tahun 2008, silam. Mereka menyetujui penerbitan obligasi sebesar USD9,95 miliar untuk membangun sistem kereta api berkecepatan tinggi sepanjang 800 mil (1.300 km) yang akan memiliki 24 stasiun.Fase 1 pembangunan melingkupi jalur kereta sepanjang 500 mil (805 km) antara San Francisco dan Los Angeles, yang akan memangkas perjalanan enam jam dengan mobil menjadi hanya kurang dari 3 jam.
Proyek tersebut diperkirakan akan menelan biaya USD33 miliar, meskipun seperti proyek HS2 di Inggris, biaya ini membengkak sementara jalur kereta yang sebenarnya justru menyusut.
Baca Juga: 5 Proyek Infrastruktur Kereta Api Termahal di Dunia, China Terbanyak
Konstruksi baru dimulai pada tahun 2015, setalh dua tahun molor dari jadwal. Gubernur Gavin Newsom kemudian mengurangi skala proyek pada tahun 2019 untuk fokus pada 'jalur awal' sepanjang 171 mil (275 km) di Central Valley, dari Merced ke Bakersfield.
Salah satu rintangan terbesar bagi proyek ini adalah memperoleh izin perencanaan lingkungan dan akuisisi lahan di sepanjang rute. Keuangan juga menjadi tantangan lain, ditambah dengan pandemi COVID-19 dan inflasi menciptakan masalah rantai pasokan. Selain itu Presiden Doland Trump membekukan pendanaan federal selama masa jabatan pertamanya.
Laporan terbaru dari Otoritas Kereta Cepat California (CHSRA) mengungkapkan, bahwa biaya proyek saat ini berkisar antara USD88 (Rp1.447 triliun) hingga USD128 miliar (Rp2.105 triliun). Kemudian jalur tersebut kemungkinan besar diproyeksi tidak akan selesai sebelum tahun 2033.
Namun otoritas tersebut menyebut, proyek kereta cepat ini telah menimbulkan efek ekonomi USD22 miliar dari total biaya saat ini yang sudah menghabiskan USD13 miliar.
Sementara itu Presiden Trump yang kembali ke Gedung Putih untuk kedua kalinya mengumumkan, bakal meninjau proyek Kereta Cepat California itu. Pemerintah AS saat ini ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan alokasi dana federal hampir USD4 miliar.
(akr)
Lihat Juga :