Presiden Prabowo Bakal Bahas Khusus Utang Whoosh
Rabu, 29 Oktober 2025 - 21:17 WIB
Apalagi, kasus ini tengah menjadi sorotan publik ini disebut berjalan progresif dan positif sejak awal 2025. “Sejauh ini tidak ada kendala. Penyelidikan masih terus berprogres. Kami minta diberikan ruang dan waktu agar proses penegakan hukum ini bisa berjalan firm untuk menemukan informasi dan keterangan yang dibutuhkan tim,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Baca Juga: Prabowo Ingin Jadikan Purbaya Contoh Menteri Buka Kotak Pandora
Ia menegaskan, perkara ini masih dalam tahap penyelidikan sehingga detail kasus belum dapat dibuka ke publik. KPK juga belum bisa mengumumkan pihak-pihak yang sudah dimintai keterangan maupun yang akan diperiksa. "Untuk tahap penyelidikan, kami tidak mengekspos pihak yang dimintai keterangan maupun kegiatan lain yang dilakukan tim," tambah Budi.
KPK juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan data atau informasi terkait dugaan korupsi proyek Whoosh. Menurut Budi, partisipasi publik sangat penting untuk memperkaya bahan penyelidikan.
"KPK terus mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar melaporkannya. Setiap data yang diterima akan menjadi bahan bagi tim dalam menelusuri dan mengungkap perkara ini," katanya.
Baca Juga: Prabowo Ingin Jadikan Purbaya Contoh Menteri Buka Kotak Pandora
Ia menegaskan, perkara ini masih dalam tahap penyelidikan sehingga detail kasus belum dapat dibuka ke publik. KPK juga belum bisa mengumumkan pihak-pihak yang sudah dimintai keterangan maupun yang akan diperiksa. "Untuk tahap penyelidikan, kami tidak mengekspos pihak yang dimintai keterangan maupun kegiatan lain yang dilakukan tim," tambah Budi.
KPK juga mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan data atau informasi terkait dugaan korupsi proyek Whoosh. Menurut Budi, partisipasi publik sangat penting untuk memperkaya bahan penyelidikan.
"KPK terus mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar melaporkannya. Setiap data yang diterima akan menjadi bahan bagi tim dalam menelusuri dan mengungkap perkara ini," katanya.
(nng)
Lihat Juga :