Rosan Sebut Proyek Lotte Dorong Pengolahan Sumber Daya di Dalam Negeri

Jum'at, 07 November 2025 - 09:08 WIB
Pabrik yang dibangun oleh LCI memiliki kapasitas produksi ethylene sebesar 1.000 kilo ton per tahun (kTA), menjadikannya pabrik ethylene terbesar di Indonesia dan pabrik naphtha cracker pertama yang berdiri di tanah air selama 30 tahun terakhir.

Baca Juga: Prabowo Ingatkan Jangan Ganggu Investasi Asing: Kita Terima dengan Hati dan Tangan Terbuka

Investasi senilai USD 3,9 miliar tersebut menjadi salah satu proyek Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar di Indonesia dan proyek petrokimia terbesar di Asia Tenggara. CEO sekaligus Chairman Lotte Corporation Shin Dong-bin mengatakan pihaknya akan terus memperluas investasi ke produk petrokimia bernilai tambah tinggi untuk memperkuat kapasitas industri nasional.

"Lotte akan terus berinvestasi dan memperluas bisnisnya ke produk petrokimia bernilai tambah tinggi serta menciptakan lebih dari 21.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung,” ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!