Rupiah Melemah, Simak Strategi Habibie Taklukkan Dolar AS Jadi Rp6.550
Selasa, 11 November 2025 - 22:07 WIB
Pada 1998, Habibie mengambil tiga langkah utama yang dinilai krusial. Pertama, melakukan restrukturisasi perbankan nasional dengan menggabungkan empat bank milik negara menjadi Bank Mandiri. Dikutip dari sejumlah sumber, langkah ini disertai reformasi kelembagaan penting dengan memisahkan BI dari pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 untuk menjamin independensi bank sentral.
Kedua, pemerintah menerapkan kebijakan moneter ketat dengan menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) berbunga tinggi. Langkah itu mampu menekan gejolak nilai tukar dan menurunkan suku bunga dari sekitar 60 persen ke level belasan persen dalam waktu singkat.
Ketiga, Habibie menempuh kebijakan stabilisasi harga kebutuhan pokok melalui subsidi listrik dan bahan bakar, demi menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi. Kombinasi ketiga kebijakan tersebut membuat arus investasi asing kembali masuk dan memulihkan kepercayaan terhadap perekonomian nasional.
Keberhasilan Habibie menstabilkan rupiah dari Rp16.800 ke Rp6.550 per dolar AS kemudian menjadi salah satu kisah reformasi ekonomi paling penting di Asia. Meski masa pemerintahannya singkat, fondasi ekonomi yang diletakkan Habibie menjadi pijakan bagi kebijakan fiskal dan moneter Indonesia hingga kini.
Baca Juga: Soal Redenominasi Rupiah, Purbaya: Itu Urusan BI, Jangan Gue yang Digebukin Terus!
Kedua, pemerintah menerapkan kebijakan moneter ketat dengan menerbitkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) berbunga tinggi. Langkah itu mampu menekan gejolak nilai tukar dan menurunkan suku bunga dari sekitar 60 persen ke level belasan persen dalam waktu singkat.
Ketiga, Habibie menempuh kebijakan stabilisasi harga kebutuhan pokok melalui subsidi listrik dan bahan bakar, demi menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi. Kombinasi ketiga kebijakan tersebut membuat arus investasi asing kembali masuk dan memulihkan kepercayaan terhadap perekonomian nasional.
Keberhasilan Habibie menstabilkan rupiah dari Rp16.800 ke Rp6.550 per dolar AS kemudian menjadi salah satu kisah reformasi ekonomi paling penting di Asia. Meski masa pemerintahannya singkat, fondasi ekonomi yang diletakkan Habibie menjadi pijakan bagi kebijakan fiskal dan moneter Indonesia hingga kini.
Baca Juga: Soal Redenominasi Rupiah, Purbaya: Itu Urusan BI, Jangan Gue yang Digebukin Terus!
Lihat Juga :