BI Buka Ruang Penurunan Suku Bunga Acuan, Ini 2 Pertimbangan Utama

Rabu, 19 November 2025 - 23:11 WIB
Perry menjelaskan bahwa stabilitas Rupiah penting agar ekonomi Indonesia berdaya tahan dari ketidakpastian global yang terus berlanjut. Ketidakpastian ini kembali meningkat dalam dua bulan terakhir karena tiga faktor utama, yang pertama adalah Government shutdown AS yang disebut terlama dalam sejarah.

Baca Juga: Airlangga Sebut Bankir Panas Dingin Gara-gara Penempatan Dana Rp200 Triliun ke Himbara

Kedua, inflasi di Amerika Serikat yang tidak turun, yang menyebabkan Federal Reserve (The Fed) menurunkan Fed Fund Rate lebih sedikit dari prediksi pasar (less dovish). Ketiga, ada peningkatan ketidakpastian di berbagai belahan dunia.

Dengan demikian, BI akan terus fokus menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah sembari memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!