BPS dan Kemendag Perkuat Sinergi Penyediaan Data Harga Bahan Pokok

Jum'at, 21 November 2025 - 11:39 WIB
Sementara, Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya menjaga akurasi data dalam pemantauan harga. "Terima kasih BPS atas kerjasama dan kepercayaan selama ini atas data yang kami kumpulkan. Akurasi data harus kita utamakan. Bila melihat harga naik, bukan angka atau datanya yang diubah, tapi intervensi kebijakan yang harus dijalankan untuk menurunkan harga," kata dia.

BPS juga memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah Kemendag dalam memperkuat SP2KP. Integrasi pelaporan elektronik, perbaikan mekanisme validasi, serta peningkatan kapasitas petugas melalui program e-learning dinilai mampu memperkokoh ekosistem data harga pangan nasional yang lebih transparan dan dapat diandalkan.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Guncangan Global

Kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada koordinasi di tingkat pusat, tetapi juga menyentuh lapangan. Di sela-sela pelaksanaan Rakernas Pemantauan Barang Kebutuhan Pokok Kemendag, Menteri Perdagangan dan Kepala BPS turun langsung mencermati harga sejumlah komoditas strategis di Pasar Cihapit, Bandung (20/11). Mereka meninjau harga beras, cabai merah, daging ayam, daging sapi, dan komoditas lain yang rentan berfluktuasi.

Sinergi BPS dan Kemendag menunjukkan bahwa pengendalian inflasi membutuhkan pendekatan data yang kuat dan tindakan intervensi yang tepat. Dengan penyediaan data yang makin terintegrasi, pemerintah memiliki landasan lebih kokoh untuk menjaga stabilitas harga serta melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang cepat berubah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!