Dialog Penguatan Water-Energy-Food Nexus Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Kamis, 27 November 2025 - 19:29 WIB
“Pangan, air, dan energi adalah tiga pilar yang saling bergantung. Tanpa air yang dikelola dengan baik, tidak ada produksi pangan. Tanpa energi yang efisien, kita tidak dapat mendistribusikan pangan secara merata. Pendekatan WEF Nexus harus menjadi fondasi kebijakan nasional jika kita ingin mewujudkan ketahanan pangan yang berdaulat dan berkelanjutan," ungkap Purnomo Yusgiantoro.

Pidato pembuka disampaikan oleh Retno L.P. Marsudi (Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Urusan Air) dan sesi panel yang menjadi ajang berbagi perspektif dari tokoh nasional dan internasional, diisi oleh: Prof. Dr. Laode Masihu Kamaluddin, M.Sc., M.Eng. (Chairman of International Digital Sustainability Consultant), Dadang Jainal Mutaqin, S.Hut, M.EMD, Ph.D (Senior Planner, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional RI/BAPPENAS), dan Prof. Bayu Krisnamurthi (IPB University).

Dan turut mengundang Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M. yang diwakilkan oleh Dr. Ir. Nani Hendiarti, M.Sc (Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan).

Panel membahas berbagai aspek strategis mulai dari diplomasi air global, pelestarian lingkungan dan pemberdayaan komunitas lokal, penguatan kerja sama lintas sektor melalui pendekatan pentahelix, dampak geoekonomi terhadap sumber daya strategis, hingga reformasi rantai pasok pangan dan transformasi agribisnis untuk meningkatkan daya saing dan keadilan bagi petani.

Baca Juga: Kolaborasi Wujudkan Sistem Pangan Berkelanjutan, Kelola Limbah Organik dengan Biokonversi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!