Menelusuri Akar Masalah Banjir Sumatera: Sawit, Tambang, atau Kertas?
Selasa, 09 Desember 2025 - 19:39 WIB
Pemandangan drone menunjukkan sebuah masjid dan pesantren dipenuhi batang pohon usai banjir bandang menghantam di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang. FOTO/Reuters
JAKARTA - Bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat menggoreskan luka mendalam bagi Bangsa Indonesia. Karenanya, sangat penting untuk mengurai akar penyebab bencana ini, agar pemerintah bisa mengambil langkah tepat untuk mencegah bencana terulang.
Pengamat yang juga Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi salah satu faktor pemicu. Namun di luar itu, ada aspek manusia atau keberadaan industri yang juga menjadi faktor penting. "Faktor inilah yang harus ditelusuri agar ketemu akar penyebabnya," jelasnya dikutip pada Selasa (9/12/2025).
Baca Juga: Media Asing Soroti Banyak Kayu Gelondongan dalam Banjir Dahsyat Sumatra
Dia menyebut khusus di Sumatera Utara, ada tiga klaster industri yang banyak disebut menjadi penyebab banjir dan longsor, yakni industri kelapa sawit, tambang, dan kertas.
Pengamat yang juga Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, siklon tropis Senyar yang membawa curah hujan ekstrem memang menjadi salah satu faktor pemicu. Namun di luar itu, ada aspek manusia atau keberadaan industri yang juga menjadi faktor penting. "Faktor inilah yang harus ditelusuri agar ketemu akar penyebabnya," jelasnya dikutip pada Selasa (9/12/2025).
Baca Juga: Media Asing Soroti Banyak Kayu Gelondongan dalam Banjir Dahsyat Sumatra
Dia menyebut khusus di Sumatera Utara, ada tiga klaster industri yang banyak disebut menjadi penyebab banjir dan longsor, yakni industri kelapa sawit, tambang, dan kertas.
Lihat Juga :