Indonesia Mantapkan Langkah Menuju Pusat Aset Keuangan Digital Regional

Rabu, 17 Desember 2025 - 21:58 WIB
Dari sisi regulator, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, menyoroti kesiapan ekosistem untuk memasuki fase adopsi yang lebih luas. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang kuat serta kolaborasi lintas sektor. “Dengan ekosistem berizin, mulai dari bursa, kustodian, hingga penyelenggara pasar, Indonesia punya landasan untuk mendorong pengembangan tokenisasi dan aset keuangan digital yang lebih kredibel,” jelasnya.

Fawzi menambahkan, kombinasi pasar domestik yang besar dan meningkatnya minat institusi membuka peluang strategis. “Targetnya bukan sekadar pertumbuhan, tetapi kualitas: use case yang jelas, tata kelola yang kuat, dan kolaborasi yang konsisten. Dengan itu, Indonesia berpeluang membangun jalur menuju hub regional penerbitan aset keuangan digital,” paparnya.

Baca Juga: BI Mulai Resah dengan Maraknya Uang Kripto, Singgung Perlunya Rupiah Digital

Para pelaku industri dalam acara tersebut juga menyampaikan optimismenya. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menegaskan bahwa teknologi blockchain dan AI dapat menciptakan solusi nyata untuk sistem pembayaran, pendanaan, hingga efisiensi bisnis. Sementara Partner Saison Capital, Looi Qin En, menilai kekuatan komunitas dan talenta Web3 Indonesia sebagai modal utama untuk menarik koneksi strategis dengan ekosistem global.

Dengan dukungan regulator yang berfokus pada tata kelola bertanggung jawab dan semangat kolaborasi yang terjalin antarpelaku, Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat untuk tidak hanya mengadopsi, tetapi juga memimpin inovasi aset keuangan digital di kawasan regional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!