APHI dan Fakultas Kehutanan USU Bahas Transformasi Industri Kehutanan
Selasa, 23 Desember 2025 - 17:36 WIB
Selain itu, isu manajemen kebencanaan dan rekonfigurasi pengelolaan hutan alam menjadi perhatian utama, termasuk percepatan penanaman kayu pertukangan sebagai solusi jangka panjang. ”APHI juga membuka ruang kolaborasi yang lebih erat dengan kalangan akademisi untuk memperoleh masukan berbasis riset, termasuk dalam penyelesaian konflik HTI dan penguatan daya saing industri kehutanan nasional melalui dialog berkelanjutan dengan kementerian terkait,” imbuhnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan USU, Rudi Hartono menyampaikan komitmen akademisi untuk berkontribusi aktif dalam perumusan kebijakan kehutanan yang tepat sasaran, efektif, dan berbasis prinsip pengelolaan hutan lestari. Isu konservasi, perubahan iklim, dan karbon menjadi agenda penting yang harus terus dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Baca juga: Seimbangkan Konservasi Ekologi, RI Dorong Transformasi Bisnis Kehutanan Regeneratif
”Tranformasi pengelolaan hutan menuju multiusaha usaha kehutanan menjadi sebuah keniscayaan ke depan. Kami terbuka dalam berdiskusi dengan berbagai pihak terutama praktisi guna kemajuan industri kehutanan,” katanya. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian roadshow APHI menjaring perspektif akademisi merumuskan arah pembangunan sektor kehutanan Indonesia agar lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kehutanan USU, Rudi Hartono menyampaikan komitmen akademisi untuk berkontribusi aktif dalam perumusan kebijakan kehutanan yang tepat sasaran, efektif, dan berbasis prinsip pengelolaan hutan lestari. Isu konservasi, perubahan iklim, dan karbon menjadi agenda penting yang harus terus dikembangkan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Baca juga: Seimbangkan Konservasi Ekologi, RI Dorong Transformasi Bisnis Kehutanan Regeneratif
”Tranformasi pengelolaan hutan menuju multiusaha usaha kehutanan menjadi sebuah keniscayaan ke depan. Kami terbuka dalam berdiskusi dengan berbagai pihak terutama praktisi guna kemajuan industri kehutanan,” katanya. Pertemuan ini menjadi bagian dari rangkaian roadshow APHI menjaring perspektif akademisi merumuskan arah pembangunan sektor kehutanan Indonesia agar lebih berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
(poe)
Lihat Juga :