Jadi Tulang Punggung Ekonomi Nasional, UMKM Masih Kerap Hadapi Keterbatasan

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:04 WIB
Pendekatan inklusif juga diwujudkan melalui dukungan kepada Difabel Zone, komunitas perajin batik difabel. Bantuan yang diberikan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan melengkapi sarana pendukung pameran, di tengah tingginya minat kolaborasi dan kemitraan.

Di Sumatra Barat, House of Kawa di Tanah Datar merupakan usaha pelestarian minuman tradisional Minangkabau yang telah dijalankan lintas generasi. Dukungan program dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi pengolahan, sehingga proses produksi dapat berjalan lebih konsisten.

Baca Juga: UMKM Indonesia Gulung Tikar

Sementara di Bali, Urban Compost mengelola sampah organik menjadi kompos dalam skala komunitas. Dukungan program membantu meningkatkan efisiensi proses pengolahan yang selama ini membutuhkan tenaga dan waktu besar. Selain itu, Pisangne K-Tamane didukung untuk memperkuat kapasitas usaha agrowisata yang memberdayakan petani perempuan melalui peningkatan kualitas produksi.

“Setiap pelaku UMKM memiliki cerita dan tantangan yang berbeda, namun benang merahnya tetap sama, yaitu menghadirkan dampak bagi komunitas dan lingkungan di sekitarnya. Ke depan, kami ingin terus mendampingi mereka dengan cara yang relevan agar usaha-usaha ini dapat tumbuh berkelanjutan,” tutup Jonathan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!