Apa Itu Saham Gorengan? Begini Cara Menghindarinya
Selasa, 03 Februari 2026 - 21:05 WIB
Ia menyebut saham gorengan umumnya memiliki likuiditas yang rendah. Kondisi tersebut membuat saham lebih mudah digerakkan oleh pihak tertentu. Untuk menghindari saham gorengan, Nafan menyebut investor disarankan berpedoman pada indeks likuid BEI seperti IDX30 maupun LQ45. Investor juga perlu melakukan analisis fundamental perusahaan sebelum membeli saham.
Seperti diketahui, IDX30 atau indeks saham di BEI yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, dan didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
Baca Juga: Dinilai Rugikan Investor, Purbaya Didukung Sikat Praktik Saham Gorengan
Saham-saham IDX30 terbaru periode 2 Februari-30 April 2026 di antaranya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indofood CBP Tbk (ICBP), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk (INKP), dan lainnya.
Sedangkan LQ45 merupakan kelompok yang mencakup 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar. Saham Indeks LQ45 periode Februari - April 2026, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan lainnya.
Seperti diketahui, IDX30 atau indeks saham di BEI yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi, kapitalisasi pasar besar, dan didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
Baca Juga: Dinilai Rugikan Investor, Purbaya Didukung Sikat Praktik Saham Gorengan
Saham-saham IDX30 terbaru periode 2 Februari-30 April 2026 di antaranya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indofood CBP Tbk (ICBP), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indah Kiat Pulp & Paper Corp Tbk (INKP), dan lainnya.
Sedangkan LQ45 merupakan kelompok yang mencakup 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar. Saham Indeks LQ45 periode Februari - April 2026, di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan lainnya.
(nng)
Lihat Juga :