Airlangga Buka Suara Soal Moody's Pangkas Outlook Peringkat Utang Indonesia Jadi Negatif

Jum'at, 06 Februari 2026 - 10:51 WIB
Menko Airlangga Hartato buka suara terkait rilis lembaga pemeringkat dunia, Moody’s Ratings yang menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato buka suara terkait rilis lembaga pemeringkat dunia, Moody’s Ratings yang menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. Menko Airlangga menjelaskan penurunan peringkat itu kemungkinan dilakukan karena sebelumnya investasi yang kerap dilakukan oleh Perusahaan BUMN mendapatkan sumber pembiayaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Ia menilai, ke depan dengan hadirnya Danantara seluruh investasi tidak lagi ditanggung kas negara, namun oleh Danantara. Baca Juga: Moody's Sorot Danantara hingga Pangkas Kredit Indonesia jadi Negatif, Ini Kata Pemerintah



"Outlook itu membutuhkan penjelasan. Tentu ada perbedaan di tahun ini karena investasi biasanya kan dibiayai oleh BUMN atau melalui APBN. Nah saat sekarang investasi dilakukan dengan Danantara," ujar Menko Airlangga saat ditemui usai acara Pertemuan Tahun Industri Jasa Keuangan 2026 di Jakarta, Kamis malam (5/2/2026).

Airlangga mengaku telah menemui Danantara untuk segera menyiapkan jawaban yang akan disampaikan kepada lembaga rating tersebut. Ia menegaskan, Pemerintah tetap berkomitmen untuk mempertahankan rasio defisit APBN diangka 3 persen dari PDB.

"Jadi saya sudah bicara dengan Danantara dimana mereka juga akan mempersiapkan langkah-langkah untuk menjelaskan kepada rating agency," lanjutnya.

Baca Juga: Moody's Turunkan Outlook Utang RI Jadi Negatif, IHSG Dibuka Ambruk ke 7.919
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!