FertInnovation Challenge 2025 Memacu Ribuan Inovator Perkuat Kemandirian Pangan
Jum'at, 06 Februari 2026 - 22:22 WIB
Ia menegaskan, penyelenggaraan tahun ini semakin menegaskan peran Pupuk Indonesia sebagai innovation enabler dalam sektor agribisnis. Melalui pendekatan open innovation, perusahaan mendorong kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempercepat hilirisasi riset serta menciptakan nilai tambah ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
"Kami berharap upaya dan kolaborasi yang kita bangun melalui FertInnovation ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pupuk Indonesia yang semakin inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta mendukung ketahanan pangan bangsa," tutup Rahmad.
Juara 1
NilamGuard: Multi-Sensor Fusion System untuk Deteksi Dini Penyakit Nilam, Precision Fertilization , dan Optimasi Minyak Nilam di Tingkat Petani Akademisi - Universitas Syiah Kuala.
Juara 2
Leaf-In: An AI-Driven Optical Leaf Sensing System for Multicrop Nitrogen Status Prediction and Precision Fertilizer Decision Support (Case Study: Robusta Coffee Plantations can reduce fertilizer use by up to 73%) - Startup - Precision Agriculture Indonesia.
Juara 3
AI-Driven Agricultural Intelligence: Optimizing Harvest through Deep Learning-Based Disease Detection and Crop Quantification - Akademisi – Institut Teknologi Del.
Kategori Climate Resilience & Sustainable Fertilizer
Juara 1
Bio-Silica: Silicon-Enriched Biochar from Red Mud for Sustainable Peatland Agriculture Supporting Food Security and Climate Change Mitigation (Akademisi – Universitas Tanjungpura)
Juara 2
Development of Sustainable Potassium Fertilizer from Woody Biomass Combustion Ash by Using Simple Classification Methods (Akademisi – Universitas Internasional Semen Indonesia)
Juara 3
RISHY (RICE HUSK-BASED HYBRID FERTILIZER): Pupuk Hidrogel @Nanosilika-Biochar Berbasis Sekam Padi untuk Mitigasi Cekaman Kekeringan dan Peningkatan Produktivitas Padi (Oryza Sativa). (Akademisi – Universitas Gadjah Mada).
"Kami berharap upaya dan kolaborasi yang kita bangun melalui FertInnovation ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Pupuk Indonesia yang semakin inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta mendukung ketahanan pangan bangsa," tutup Rahmad.
Daftar Pemenang FertInnovation Challenge 2025
Kategori Precision & Digital FarmingJuara 1
NilamGuard: Multi-Sensor Fusion System untuk Deteksi Dini Penyakit Nilam, Precision Fertilization , dan Optimasi Minyak Nilam di Tingkat Petani Akademisi - Universitas Syiah Kuala.
Juara 2
Leaf-In: An AI-Driven Optical Leaf Sensing System for Multicrop Nitrogen Status Prediction and Precision Fertilizer Decision Support (Case Study: Robusta Coffee Plantations can reduce fertilizer use by up to 73%) - Startup - Precision Agriculture Indonesia.
Juara 3
AI-Driven Agricultural Intelligence: Optimizing Harvest through Deep Learning-Based Disease Detection and Crop Quantification - Akademisi – Institut Teknologi Del.
Kategori Climate Resilience & Sustainable Fertilizer
Juara 1
Bio-Silica: Silicon-Enriched Biochar from Red Mud for Sustainable Peatland Agriculture Supporting Food Security and Climate Change Mitigation (Akademisi – Universitas Tanjungpura)
Juara 2
Development of Sustainable Potassium Fertilizer from Woody Biomass Combustion Ash by Using Simple Classification Methods (Akademisi – Universitas Internasional Semen Indonesia)
Juara 3
RISHY (RICE HUSK-BASED HYBRID FERTILIZER): Pupuk Hidrogel @Nanosilika-Biochar Berbasis Sekam Padi untuk Mitigasi Cekaman Kekeringan dan Peningkatan Produktivitas Padi (Oryza Sativa). (Akademisi – Universitas Gadjah Mada).
Lihat Juga :