30.000 Kopdes Merah Putih Dikebut demi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan Kopdes Merah Putih sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah tengah menyiapkan program Koperasi Desa Merah Putih , dimana saat ini tengah dibangun setidaknya 30.000 koperasi yang tersebar di desa-desa Indonesia. Bukan tanpa alasan Koperasi Desa Merah Putih ini dibuat.
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan Kopdes Merah Putih sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program ini juga disebut menjadi solusi untuk mencegah penyelewengan anggaran yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah.
Prabowo menargetkan ratusan koperasi sudah mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan mendatang. Baca Juga: Koperasi, Ekonomi Indonesia dan Relevansi Gen Z
“Koperasi Merah Putih yang akan kita bangun sudah mulai sebentar lagi. Mungkin dalam satu sampai dua bulan ini sudah akan beroperasi beberapa ratus koperasi, dan yang hampir berdiri itu sekitar 30.000 koperasi, lengkap dengan gudang-gudangnya,” ujar Presiden di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Presiden Prabowo Subianto menyebutkan Kopdes Merah Putih sebagai salah satu langkah strategis untuk memastikan dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Program ini juga disebut menjadi solusi untuk mencegah penyelewengan anggaran yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah.
Prabowo menargetkan ratusan koperasi sudah mulai beroperasi dalam satu hingga dua bulan mendatang. Baca Juga: Koperasi, Ekonomi Indonesia dan Relevansi Gen Z
“Koperasi Merah Putih yang akan kita bangun sudah mulai sebentar lagi. Mungkin dalam satu sampai dua bulan ini sudah akan beroperasi beberapa ratus koperasi, dan yang hampir berdiri itu sekitar 30.000 koperasi, lengkap dengan gudang-gudangnya,” ujar Presiden di acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Lihat Juga :